Monday, December 5, 2016

Diseret ke MKD atas Dugaan Makar, Nasib Fahri Hamzah di Ujung Tanduk

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Kali ini, pelaporan terkait dengan dugaan makar dalam konten orasinya di demo Bela Islam II 4 November lalu. Laporan tersebut dilayangkan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP). Sikap Fahri dianggap bertentangan dengan tugas dan kewajiban anggota DPR sebagaimana diatur dalam Pasal 81 UU MD3.

“Dia ikut Berdemo dan melakukan orasi, isi orasinya itu menghasut massa, sikapnya ini sudah termasuk pelanggaran dalam Pasal 81 UU MD3, ini juga berarti sudah tindakan makar,” kata Wakil Ketua Bara JP, Ferry Simanullang, dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa (6/12).


Menurut Ferry, definisi makar sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berarti melakukan tipu muslihat untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah dengan menghasut massa. Dengan merujuk pada definisi itu, kata Ferry, maka Fahri secara langsung telah melakukan upaya makar.

Ferry mengatakan, salah satu hasutan yang diutarakan Fahri adalah mengajak massa untuk tidur di Gedung DPR/MPR

“Jadi makar itu melakukan tipu muslihat. Tanpa senjata bisa. People power dengan cara menghasut massa itu juga makar. Kalau sudah diduduki Gedung DPR/MPR itu kan impeachment,” kata Ferry,

Menurut Ferry, Fahri menyebut jika massa yang menginap tidak pulang dan kemudian mendesak melakukan sidang istimewa, maka pemerintahan telah jatuh sepenuhnya.

“Dia hasut massa, lalu menunjukan cara dengan parlemen itu. Kalau orang itu tidak mau pulang dan maksa lakukan SI, jatuh pemerintahan,” kata Ferry.

Fahri Hamzah sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ketua Bara JP, Sihol Manullang pada 9 November lalu dengan tuduhan yang sama, yakni melakukam hasutan makar terhadap pemerintahan pada saat melakukan aksi pada 4 Nivember lalu.

Demonstrasi besar-besaran 4 November dilakukan oleh sejumlah organisasi masyarakat keagamaan yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Mereka menuntut kepolisian dan Presiden Jokowi untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap telah menistakan agama.

Unjuk rasa yang digelar sejak pagi itu berlangsung damai, namun berujung ricuh karena diduga ada provokator yang sengaja memicu kerusuhan.

Jokowi pada tengah malam menggelar rapat terbatas secara mendadak. Dia pun menyatakan seluruh kekacauan yang terjadi hari itu telah ditunggangi oleh aktor-aktor politik.

Sumber: http://www.terasbintang.com/diseret-mkd-dugaan-makar-nasib-fahri-hamzah-ujung-tanduk/

Habib Rizieq: Aksi Selanjutnya Revolusi

Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab menegaskan tidak akan ada lagi Aksi Bela Islam 4 tapi yang ada adalah revolusi, bila tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibebaskan.

"Jadi jangan coba-coba. Maka saya teriak revolusi. Siap turun lagi. Jadi jangan turun lagi di Istana, Monas, HI, langsung kita sambangi ke Gedung DPR/MPR," tegas Rizieq, di Jakarta, hari ini.

Habib Rizieq mengatakan, akan menduduki DPR bila Ahok lolos dari jerat hukum, karena menurutnya, DPR adalah rumah rakyat.


"Kalau tidur di sana itu makar atau bukan. Kalau DPR rumah siapa? Boleh datang ke DPR, duduk boleh. Kalau ada yang menduduki DPR berarti makar, ini Polisi keder. Kan boleh rakyat datang, boleh rakyat duduk, boleh rakyat nginap," sebut dia.

Aksi Bela Islam telah dilakukan hingga tiga kali. Terakhir, aksi digelar pada 2 Desember 2016. Ribuan massa turun ke jalan, menggelar doa bersama, dan berzikir. Massa meminta agar Ahok segera ditahan, tapi tuntutan massa belum terlaksana.

ikatakan Habib Rizieq, dia siap berdialog dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas persoalan bangsa, termasuk perkara Ahok agar tidak ada lagi Aksi Bela Islam Jilid 4, 5, 6 dan seterusnya.

"Jika kami salah sangka maka kami akan minta maaf dan ikuti pemerintah. Tapi jika pemerintah melanggar, maka kami akan luruskan. Umat Islam tidak akan capek, berhentinya entar kalau sudah masuk surga," tandasnya.

Sumber: http://rimanews.com/nasional/politik/read/20161205/309944/Habib-Rizieq-Aksi-Selanjutnya-Revolusi?utm_source=Babe&utm_medium=Nasional&utm_campaign=newsagregator

GUBERNUR KALBAR : KALAU SAYA TIDAK SABAR, KEPALA HABIEB RIZIEQ SUDAH KENA MANDAU DAYAK

Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengakui pernah dicaci maki pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam sebuah rekaman video yang diunggah di Youtube.

Namun ia meminta warga Dayak untuk bersikap tenang dan tidak terpancing dan terprovokasi dengan pernyataan ketua FPI yang melecehkan tersebut.

“Habib Rizieq nyaci maki saya, ini kalau saya putar (videonya) berdiri bulu tengkok (kuduk), cuma saya ndak mau peduli ka’ ati die-lah, biarkan die-lah, ambek kaulah dunie ne yang penting aku bekerja, (yang penting saya bekerja), dan bukti saya kerja ada dan didukung rakyat, Panglima Kodam, Polisi, dan Jaksa, tokoh masyarakat,” kata Cornelis, pada silaturahmi Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu (23/11).


Dalam pertemuan itu tampak hadir Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Musyafak, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kebing Lyah, Kajati Kalbar, Warih Sadono dan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kimantan Barat, Wadjidi. Menurut Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Indonesia adalah tempat yang berbahagia. Ia mengaku hampir semua negara di dunia sudah dikelilingi, bukan untuk jalan-jalan tetapi ceramah.

“Menceramahi orang, habis ceramah pulang, terakhir di Maroko, itu negara tidak ada pohon. Dunia sekarang panas dan suhu bumi naik, akan mempengaruhi pangan dan mempengaruhi manusia, manusia bertambah terus, sudah dijelaskan oleh Panglima TNI Gatot Nurmantyo, bahwa air dan pulau-pulau akan hilang,” ujarnya.

Ia mempertanyakan Ketua FPI Habib Rizieq yang gemar mengecam orang-orang Non-Muslim sebagai Kafir. “Kita ini malar bekalut (Kita sibuk mengurusi) yang tidak penting. Kafir tak Kafir Kafir tak Kafir kerja, memangnya dia (Habib Rizieq) udah tau dirinya ndak Kafir. Memangnya dia pernah mati hidup lagi dan mengatakan wah, agamamu tidak diterima karena kau Kafir. Tapi anehnya pakai peralatan yang dibuat orang Kafir mau. Sekarang kita secara jujur saja, kita katakan, pengungsi di Timur Tengah, Pengungsi di Suriah, lari ke tempat orang yang dianggap Kafir.

Orang kafir lagi beri dia makan, orang Kafir lagi yang menyelamatkan dia dari Laut Mediterania. Masak sih kita kalah dengan orang yang sakit satu orang itu (Habib Rizieq). Saya terus terang, sudah minta dibubarkan itu organisasi yang merusak (FPI). Malam itu yang di Gajah Mada, saya tanya Kapolda apakah perlu saya turun, namun beliau bilang tidak perlu, namun sampai jam 3 (subuh) monitor terus,” ungkap Mantan Bupati Landak itu saat dirinya dan orang-orang suku Dayak bersiap menumpas FPI jika polisi membutuhkan.

Menurut Cornelis, situasi wilayah Kalbar saat ini aman tentram. “Setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, dirinya turun ke kampung-kampung, keliling, mengingatkan terutama (warga Dayak) yang sumbunya pendek, yang mudah dihasut orang, naik panas mulai tarik Mandau agar tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.

Cornelis menyatakan di dunia tidak ada negara seperti Indonesia, yang terdiri dari beribu-ribu pulau, bermacam kebudayaan dan suku bangsa beraneka ragam.

“Ini harus disyukuri, potensi keanekaragaman untuk membangun negeri ini lebih cepat. Kalau tidak, orang secara terencana terstruktur dan massif ingin menghancurkannya. Akibatnya Indonesia tidak akan bisa maju kalau dalam berbagai kesempatan selalu menuding pihak lain Kafir,” ujarnya. Ia menjelaskan metode penghancuran baik dengan memecah belah bangsa, termasuk dengan menggunakan narkoba sangat masif. “Nah, jangan selalu berharap polisi, tentara, gubernur, bupati, camat, tetapi dari diri sendiri. Biar bagaimana pun orang bujuk kita agar makan sabu-sabu kalau kita tidak mau, ndak jadi.” Kata Cornelis.

Ia menghimbau melalui tokoh-tokoh agama, forum komunikasi umat beragama, forum kewaspadaan dini, tokoh masyarakat tolong sampaikan pesan, janganlah mau dibawa-bawa melakukan keributan tetapi bekerjalah sesuai tugas masing-masing. Laksanakan Bhineka Tunggal Ika dalam sebuah negara yang berlandaskan UUD 1945.

“Saya tidak pernah milih jadi Dayak, Tuhan mentakdirkan diri saya jadi Dayak, tinggal di Kalbar hidup di Kalbar. Saya juga tidak pernah mimpi jadi Gubernur. Cita-cita saya dari kecil memang mau jadi angkatan laut,” kata anak polisi berpangkat Brigadir itu. Mantan Bupati Landak ini menyatakan akibat mudah terprovokasi, berapa kali terjadi kerusuhan sosial di Kalbar, sampai kejadian terakhir yang terjadi pada 1997, namun hal ini tidak ada keuntungannya.

“Apa yang didapat, akibatnya kita makin miskin, bodoh, ketinggalan, saling curiga mencurigai, makanya kita susah mengejar ketertinggalan kita. Berapa triliun dana untuk bangun Kalbar ini, kalau tidak ada keamananan, ketentraman dan ketertiban mana bisa jadi. Semua jalan akses kita bangun. Bandara juga. Sekarang kondisi sudah baik jangan dirusak hanya karena ikut-ikutan,” kata Cornelis.

Terkait masalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Cornelis meminta supaya jangan membawa masalah ke Kalimantan Barat. “Memangnya orang DKI ndak mampu mengurusnya. Kita sudah nyaman di sini, apa kalut. Ka’ati dielah sana ngurus dia. Kita ngurus kita, yang besawah-besawah, yang ke laut ke laut. Yang pegawai, pegawai, yang jual bakso, jual buah goreng pisang, buka warkop laksanakan, karena tanpa gerakan ekonomi tidak bisa apa-apa, bagaimana mau bayar pajak kalau tidak ada pendapatan,” kata Cornelis.

Sumber: http://www.swaranasionalpos.com/2016/12/gubernur-kalbar-kalau-saya-tidak-sabar.html

Munarman: Aksi 412 Itu Kelas Recehan, Anggap Saja Sampah!

Panglima Front Pembela Islam, Munarman mengatakan bahwa aksi “Kita Indonesia” tidak bisa dianggap sebagai aksi tandingan dari aksi 212 lalu.

Menurutnya, dari segi jumlah massa, aksi yang diinisiasi oleh partai politik itu, tidak seberapa.


“Ah tadi pagi mah receh. Jangan dibandingkan,” jelasnya saat ditemui di Sekretariat PBHMI, Jakarta, Minggu (4/12/2016)

“Sudah biarin saja, tidak perlu diurusi mereka itu cuma buang kotoran (nyampah),” kata Munarman.

Diketahui bahwa Minggu pagi terdapat aksi “Kita Indonesia” yang diinisasi oleh partai politik yang mendukung pemerintah yang diselenggarakan di area Car Free Day, Bundaran HI.

Mereka mengaku bahwa aksi itu sebagai kegiatan pawai budaya dan kesenian dari berbagai daerah untuk dipertontonkan agar dapat menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa.

Sumber: http://satelitnews.com/3118-munarman-aksi-412-itu-kelas-recehan-anggap-saja-sampah/

Sedih Bacanya! Kisah Kepasraan Ahok Dalam Proses Persidangan

Sedih Bacanya! Kisah Kepasraan Ahok Dalam Proses Persidangan – Majelis hakim persidangan kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera ditunjuk di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (Jakut). Ahok mengaku pasrah dan mengharapkan peradilan yang adil.

Terbaru, Humas PN Jakut Hasoloan Sianturi mengatakan majelis hakim kasus Ahok akan ditetapkan pada Selasa 6 Desember 2016. “Biasanya 2 hari kerja. Jadi kemungkinan Selasa sudah ditentukan,” kata Hasoloan.


Persiapan persidangan kasus Ahok ini berjalan super kilat karena pihak Kejaksaan Agung maupun pihak Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara memenuhi respons masyarakat agar proses hukum terhadap Ahok tuntas.

Ahok melangkah lagi akan menghadapi meja hijau. Selama menjalani rangkaian proses hukum ini, Ahok bersikap tenang dan selalu kooperatif. “Aku orangnya sih pasrah saja, hidup ini kan ada yang ngatur. Asalkan niat kita baik, bekerja buat orang banyak pasti selesai hidup ini,” ujar Ahok menanggapi proses hukum yang berjalan ini.

Cagub DKI Jakarta nomor urut dua ini berharap proses hukumnya berjalan adil dan terbuka, bak persidangan Jessica Kumala Wongso. Ahok juga meminta doa dari segenap warga agar proses hukumnya segera terselesaikan.

Majelis hakim kasus Ahok akan ditetapkan pada Selasa besok. Sementara jadwal persidangan perdana Ahok berada di tangan majelis hakim.

“Berkasnya masih dipelajari. TKP dipastikan dulu dimana, harus dibaca lagi. Butuh waktu sebelum Ketua Pengadilan menunjuk siapa hakim ketua dan majelisnya. Kalau memang benar TKP-nya di Jakarta Utara, baru akan ditentukan hakim ketua dan majelisnya,” kata Humas PN Jakut Hasoloan Sianturi saat dihubungi, Minggu (4/12/2016) malam.

“Biasanya 2 hari kerja. Jadi kemungkinan Selasa sudah ditentukan,” lanjutnya.

Hasoloan mengatakan, kapan sidang perdana kasus Ahok digelar tergantung kesepakatan dari majelis hakim. Setelah majelis hakim ditentukan, mereka akan kembali bermusyawarah dan membaca kembali berkas perkara Ahok dan menentukan jadwal sidang perdana.

“Setelah majelis hakim ditunjuk, mereka akan rapat untuk membaca kembali berkas lalu musyawarah untuk kapan sidang perdana,” ucapnya.

Ahok mengaku pasrah dengan proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya. Dia berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik dan adil.

“Aku orangnya sih pasrah saja, hidup ini kan ada yang ngatur. Asalkan niat kita baik, bekerja buat orang banyak pasti selesai hidup ini,” ujar Ahok saat blusukan di Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).

Ahok mengungkapkan keluarga turut memberi dukungan moril kepadanya. Ia menegaskan kembali kepada anak-anaknya bahwa dirinya saat ini bukan terjerat kasus korupsi sehingga mereka patut berbesar hati.

“Anak-anak enggak khawatir. Mereka bangga kok karena bapaknya bukan karena koruptor, bukan apa-apa. Biasa saja kita pulang. Kita sampaikan saja, risiko. Pokoknya, intinya anak-anak enggak pernah nyalahin Tuhan saja, cuma tahu bapaknya bener. Kalau korupsi malu kan?” ungkapnya.

Ahok mengaku pasrah dengan proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang menjerat dirinya. Dia berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik dan adil.

“Aku orangnya sih pasrah saja, hidup ini kan ada yang ngatur. Asalkan niat kita baik, bekerja buat orang banyak pasti selesai hidup ini,” ujar Ahok saat blusukan di Jalan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).

Ahok mengungkapkan keluarga turut memberi dukungan moril kepadanya. Ia menegaskan kembali kepada anak-anaknya bahwa dirinya saat ini bukan terjerat kasus korupsi sehingga mereka patut berbesar hati.

“Anak-anak enggak khawatir. Mereka bangga kok karena bapaknya bukan karena koruptor, bukan apa-apa. Biasa saja kita pulang. Kita sampaikan saja, risiko. Pokoknya, intinya anak-anak enggak pernah nyalahin Tuhan saja, cuma tahu bapaknya bener. Kalau korupsi malu kan?” ungkapnya.

Ahok ingin persidangan dirinya disiarkan secara langsung oleh televisi.

Harapan ini kembali disampaikan Ahok, Senin (5/12/2016). Saat berada di Rumah Lembang untuk menerima aduan warga, Ahok dengan nada guyon menyebut dirinya merasa iri dengan sidang peradilan Jessica Kumala Wongso terkait kasus pembunuhan dengan racun sianida disiarkan secara terus menerus. Dia ingin sidangnya disiarkan sama seperti Jessica.

“Mudah-mudahan sidangnya cepat. Saya pikir harus cepat. Stasiun TV juga jangan cuma Jessica yang diliput lama. Saya sidang mesti diliput. Supaya orang tahu ada enggak niat saya menghina dan menista agama,” kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Dia kembali menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk menistakan agama apapun sebab ia mempercayai berbagai kitab suci serta meneladani sifat dari Nabi Muhammad SAW.

“Saya percaya kitab Zabur, Taurat, Injil dan Alquran. Saya percaya ada akhirat dan saya percaya Nabi Muhammad. Ajaran beliau memiliki sifat amanah, sidiq, fathanah dan tabligh,” sebut Ahok.

Ahok mengharapkan proses hukumnya cepat selesai.

“Proses tadi semua selesai. Saya sampaikan mohon doa agar proses bisa berjalan adil dan terbuka,” kata Ahok di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).

Harapan Ahok lainnya adalah agar proses berjalan cepat. Dia ingin punya banyak waktu untuk melayani warga.

“Dan saya bisa cepat selesai dari permasalahan sehingga bisa memakai waktu saya untuk melayani warga Jakarta lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.

Ahok dikenai dua pasal yaitu Pasal 156 dan 156a KUHP. Pasal 156 KUHP berbunyi:

Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Perkataan golongan dalam pasal ini dan pasal berikutnya berarti tiap-tiap bagian dari rakyat Indonesia yang berbeda dengan suatu atau beberapa bagian lainnya karena ras, negeri asal, agama, tempat, asal, keturunan, kebangsaan atau kedudukan menurut hukum tata negara.

Adapun Pasal 156a menyatakan:

Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:

a. yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Sumber: http://officialku.com/kisah-sedih-bacanya-kepasraan-ahok-dalam-proses-persidangan/

50 Pengacara Siap Bela Ahok di Sidang Perdana

Ketua tim kuasa hukum Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Sirra Prayuna mengatakan, timnya siap menghadapi sidang pertama kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Ahok.

“Kita siap banget (hadapi sidang),” ujar Sirra saat dihubungi,Selasa (6/12/2016).


Menurut Sirra, saat ini timnya telah menyiapkan 50 pengacara untuk menyusun pembelaan bagi Ahok. “Jumlah sekitar 50 orang dari berbagai unsur parpol dna profesional,” kata Sirra.

Sirra mengatakan tim kuasa hukum yang turun membela Ahok nantinya akan dibagi dalam dua tim pengacara. Tim pertama, terdiri dari 10 pengacara yang hadir di persidangan. Dan  kedua, tim untuk menyusun alat bukti dan validasi informasi dan keterangan.

“Pertama kita sedang menyusun tim pembela yang akan mendampingi Pak Ahok di sidang. Tim lainnya mempersiapkan penyusunan alat bukti,” kata Sirra.

Menurut Sirra, saat ini, tim kuasa hukum masih dalam tahap menyeleksi. Namun, Sirra memastikan pengacara yang akan mendampingi Ahok sudah memiliki nama di dunia hukum.

“Sedang seleksi, mudah mudahan selasa pekan depan sudah selesai 10 nama (pengacara). Semua terkenal yang sudah punya nama di dunia hukum,” Sirra menandaskan.

Sumber: http://situsbandarqterbaik.com/50-pengacara-siap-bela-ahok-sidang-perdana/

Ahmad Dhani Tersangka, Eko Patrio: Polisi Jangan Bodoh, Mas Dhani Tuh Orangnya Indonesia Banget!

Ahmad Dhani ditangkap polisi di Hotel Sari Pan Pasifik, Jakarta, Sabtu (2/12) subuh. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan kepala negara.

Ahmad Dhani baru diperbolehkan pulang setelah diperiksa selama kurang lebih 20 jam di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.


Eko Patrio, sebagai teman sesama artis, ikut prihatin mendengar berita penangkapan Ahmad Dhani.

“Harapannya semoga kepolisian kooperatif. Mas Dhani tuh orangnya Indonesia banget, jadi nggak ada kepikiran untuk makar,” bilang Eko Patrio di Balai Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/12).

Eko yakin, Ahmad Dhani tak punya maksud jahat. Apalagi niat untuk menggulingkan presiden dengan cara inkonstitusional.

“Kalau ngomong sama saya aja jarang banget dia ngomong mau menggulingkan pemerintahan kayak gitu. Kegundahan sebagai anak muda, iya. Mas Dhani, saya, dan sebagainya, gundah dengan keadaan Indonesia sekarang,” Eko menambahkan.

Eko Patrio berharap pihak kepolisian berlaku adil, baik kepada Ahmad Dhani maupun tersangka yang lain.

“Saya melihat polisi harus pintar-pintar memilah (gak bodoh), jangan dipukul rata,” pungkasnya.

Sumber: http://satelitnews.com/3109-ahmad-dhani-tersangka-eko-patrio-polisi-jangan-bodoh-mas-dhani-tuh-orangnya-indonesia-banget/

Syarief Hasan: Isi Surat Sri Bintang Pamungkas Itu Baru Niat

Aktivis Sri Bintang Pamungkas ditangkap penyidik Polda Metro Jaya atas dugaan makar. Ernalia, istri aktivis Sri Bintang Pamungkas, sempat membacakan surat yang pada tanggal 1 Desember lalu hendak diantar ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap yang isinya diduga soal makar.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan meminta pembuktian kalau surat Sri Bintang Pamungkas adalah soal makar. Itu Karena hal tersebut belum dibuktikan oleh adanya tindakan.


"Silakan saja kalau memang dianggap (dugaan makar), itu baru niat gitu lho yah, bisa dijerat enggak kalau baru niat begitu," ungkap Syarief kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Ia pun mengaku sempat melihat surat tersebut dari media sosial karena memang sudah beredar luas. "Sempat kebaca sih. Tapi saya enggak tahu apa masuk ke DPR atau enggak," ucap Syarief.

Namun, anggota Komisi I DPR ini menyerahkan semuanya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, itu karena apa yang dituliskan oleh Sri Bintang Pamungkas baru sebatas niat saja.

"(Surat) itu kan pandangan dia diusulkan ke DPR, nah silakan saja. Apakah itu sudah termasuk kriteria makar atau bagaimana. Kalau makar kan itu kalau sudah ada kesepakatan dari komitmen sama-sama, ada pergerakan. Tapi ya silakan aja, sudah bisa terjerat dengan UU tentang makar enggak itu," pungkas Syarief.


Berikut isi surat Sri Bintang Pamungkas:

Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Gatot Soebroto
Jakarta Selatan

Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia

Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:

1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia

Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.

Hormat saya,

Sri-Bintang Pamungkas

Sumber: http://news.liputan6.com/read/2668992/syarief-hasan-isi-surat-sri-bintang-pamungkas-itu-baru-niat

Menurut Peneliti CSIS Ahok Belum Punya Penantang Yang Sebanding

Menurut Peneliti CSIS Ahok Belum Punya Penantang Yang Sebanding . Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), J.Kristiadi mengatakan jika penantang terberat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok dalam pemilihan Gubernur pada tahun 2017 mendatang yakni penantang terberatnya adalah dirinya sendiri.


Hal ini ia sampaikan lantaran pertarungan pilgub kali ini merupakan pertarungan antara yang “sudah”dan yang “akan”. Menurut J.Kristiadi saat ini sangat susah untuk mempercayai politikus, terlebih lagi jika mereka belum mempunyai pengalaman atau prestasi di bidang tersebut. J.Kristiadi juga mengatakan jika saat ini rakyat sudah mulai mengerti tentang dunia politik dan sudah mulai dewasa dalam mendalami dunia politik.

“Percayalah kepada seorang politikus yang telah membuktikan apa yang telah ia janjikan dan kerjakan selama ia memimpin. Apabila bertarung ketika ini merupakan pertarungan yang “sudah” dan yang “akan”. Apakah mereka (yang “akan”) memang mampu membuktikan? Jadi pilihlah mereka yang membuktikan,” ucapnya dalam diskusi publik dan peluncuran buku Ahok, Sang Pemimpin ‘Bajingan’ di Gedung Joeang.

Tidak hanya itu saja J.Kristiadi biarpun gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan terbilang agak kasar namun Ahok mampu membuktikan kepada semua masyarakat Jakarta bahwa dia bisa memimpin Jakarta menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena gaya bicaranya yang terbilang kasar tersebut maka hal ini dijadikan kritikan dari sekian banyaknya masyarakat Indonesia. Tidak hanya masyarakt Jakarta saja yang ikut sibuk untuk pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

J.Kristiadi bahkan mengatakan jika gaya pemimpin yang santun dan sopan belum menjamin apapun. “Kami telah muak bersama mereka yang sopan santun dan kelihatan etis, tetapi itu palsu. Kesantunan itu kerap bersenyawa bersama kedurhakaan. Tidak Sedikit yg santun namun garong & tak berperikemanusiaan,” tuturnya.

Diluar daripada itu, calon pemimpin yang menjanjikan janji manis untuk memperbaiki Jakarta sudah banyak. Namun belum ada yang terealisasikan dikarenakan belum adanya pemimpin yang sanggu untuk menjalankannya.

Sumber: http://aslipokerseo.com/2016/12/05/menurut-peneliti-csis-ahok-belum-punya-penantang-yang-sebanding/

Pilih Mundur Dari Demokrat, Kader Ini Nyatakan Dukung Ahok Ketimbang Agus-Sylvi

Mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Hayono Isman memilih untuk mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Safiul Hidayat pada Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017

Hayono datang ke markas pemenangan Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Kedatangannya untuk memberikan dukungan kepada pasangan petahana.


Hayono memilih untuk tidak mengikuti keputusan partainya, Demokrat, yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Bahkan, dia telah menyatakan mundur dari partai pada 19 Oktober lalu.

Alasan Hayono, antaran keduanya dinilai pasangan calon yang paling siap untuk memajukan Ibu Kota dibandingkan pasangan calon lain, Agus-Sylviana mau pun Anies-Sandiaga.

“Tapi yang paling penting beliau menjalani dengan hati. Ditambah lagi, beliau membangun sistem,” ucap Hayono di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat,

Sistem pemerintahan yang dibangun Ahok-Djarot dinilai telah berhasil memajukan kota Jakarta. Menurut Hayono, siapa pun yang terpilih pada pesta demokrasi ibu kota Februari mendatang, bisa menggunakan sistem tersebut.

"Siapa pun gubernur bisa memakai sistem itu. Sistem itu berhasil melayani warga DKI, termasuk kaum miskin,” tutup Hayono.

Wu Zetian Kaisar Wanita Satu-Satunya di Tiongkok

Tiongkok tidak memiliki monarki sejak Revolusi Komunis 1949. Tapi untuk lebih dari 4.000 tahun sebelum itu, tiongkok diperintah oleh 308 kaisar yang berbeda yang mencakup 14 periode dinasti. Dari 308 kaisar, hanya satu yang adalah seorang wanita.


Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Itu terjadi selama dinasti Tang, yang memerintah tiongkok dari tahun 618 M hingga 907 M, sebuah masa dimana sering dianggap sebagai masa keemasan dari seni, sastra, filsafat, perdagangan, dan teknologi Tiongkok. Ibukotanya saat itu, Chang’an (kini bernama Xi’an), adalah kota terbesar dan budaya paling maju di dunia, dengan populasi lebih dari satu juta. Ini juga merupakan masa langka dimana perempuan tiongkok memiliki kebebasan; perempuan telah lama diperlakukan sebagai inferior, tapi di masa ini mereka menikmati kebebasan seperti hak untuk dididik, bercerai, memiliki tanah, dan mengambil bagian dalam politik. Tapi tidak seorangpun di masa itu yang mengharapkan seorang wanita untuk memiliki peran yang cukup besar sebagai seorang kaisar seperti Wu Zhao.

Gadis yang Beruntung?

Wu Zhao lahir di tahun 624 dalam sebuah keluarga bangsawan kaya, dan diberi pendidikan sejak usia dini dalam musik, seni, sastra, dan filsafat. Pendidikan yang akan membantunya kelak. Ketika ia berusia 13 tahun, hubungan keluarganya memungkinkannya mendapat kehormatan besar menjadi Cairen, salah satu dari sembilan selir dari Kaisar Tang Tai-tsung. Pendidikannya, bakat musiknya, kecantikannya, dan kecerdasan membuatnya lebih menonjol dari gadis-gadis lain, dan ia segera menjadi salah satu selir favorit kaisar. Kaisar memberinya gelar Meinang, atau “Charming Lady,” dan ditugaskan untuk bekerja dalam studi kekaisaran. Di sana ia menambah pengetahuannya tentang cara kerja pemerintah- pengetahuan inilah yang dimanfaatkannya dalam tahun-tahun mendatang.

Pada 649, ketika Wu Zhao berusia 25 tahun, Kaisar Tai-tsung meninggal – ini bukan hal yang baik untuk selir: sesuai dengan tradisi, semua selir dikirim ke sebuah biara Buddha, di mana mereka menghabiskan sisa hidup mereka. Tapi anak kaisar Tai-tsung, Kao-tsung, yang menjadi kaisar, mulai mengunjungi Wu di biara. Banyak sejarawan percaya bahwa Wu Zhao telah berselingkuh dengan sang pangeran untuk beberapa tahun, mungkin karena ia tahu hal tersebut akan memberinya kesempatan untuk keluar dari biara ketika ayah pangeran Kao-tsung meninggal. Benar atau tidak, dua tahun kemudian kaisar baru melanggar tradisi dan membawa Wu Zhao kembali ke istana, di mana ia menjadi Wu Zhaoyi, Zhaoyi adalah pangkat tertinggi dari selir lapis kedua. Dan kini hanya ada dua perempuan di atasnya yang menghalangi dia dari tahta: istri Kao-tsung, Ratu Wang, dan selir pertamanya, Xiaoshu.

Penggantian Ahli Waris

Dalam beberapa tahun, Wu Zhaoyi memiliki dua anak laki-laki dengan kaisar- dua anak ini dapat menjadi pewaris tahta kaisar jika dia menyingkirkan dua perempuan yang menghalanginya. Dan dia segera melakukannya.

Ketika putrinya yang baru lahir meninggal, Wu menuduh Ratu Wang yang membunuh bayinya. Beberapa versi cerita mengatakan bahwa Wu benar-benar membunuh putrinya sendiri, kemudian menuduh permaisuri yang melakukannya. Benar atau tidak, yang jelas pada tahun 655 M, kaisar memenjarakan istrinya sendiri dan mengangkat Wu Zhaoyi sebagai permaisuri. Dengan cepat Wu menggunakan kekuasaan barunya untuk mengeksekusi mantan permaisuri dan selir pertama, Xiaoshu. Wu Zhao sekarang menjadi Empress Wu Zetian. Tapi dia masih ingin lebih.

Tang Kao Tsung dan Wu Zetian
Tang Kao Tsung dan Wu Zetian
Kaisar Kao-tsung memperbolehkan Wu Zetian untuk mengambil peran aktif dalam pemerintahan, dan sejarawan mengatakan dia melakukannya dengan sangat baik. Menerapkan perubahan seperti praktek peningkatan pertanian, pengurangan pajak, dan peningkatan efisiensi dalam administrasi pemerintahan, permaisuri turut membantu meningkatkan sebuah kerajaan yang sudah berkembang. Dia juga mulai menghilangkan orang-orang yang berani menentang dia, menggantinya dengan pendukungnya. Kaisar Kao-tsung menyadari apa yang permaisurinya lakukan, tapi sejarawan percaya bahwa kaisar takut atau tidak berdaya untuk menghentikannya. Pada tahun 660 Kao-tsung, berusia 32 tahun, mengalami stroke yang melemahkannya. Dia selamat, namun Empress Wu sekarang pada dasarnya mengambil tempat, menjadi penguasa tiongkok yang sebenarnya, dan itu masih belum cukup.

Satu Langkah Lagi

Wu kini mulai melakukan pembersihan secara brutal di istana. Siapapun yang menentang dia dipenjarakan, diasingkan, atau dieksekusi -termasuk anggota keluarga. Ketika kaisar akhirnya meninggal pada tahun 683, putra sulung Wu, Hung lah yang seharusnya menjadi yang pertama dalam antrean untuk tahta. (Pada saat ini, Wu Zetian memiliki empat anak.) Tapi Hung telah meninggal secara misterius tahun sebelumnya setelah mengeluh tentang aturan ibunya. Putra keduanya juga keluar dari antrean; ia pernah mengeluh tentang urusan ibunya, jadi dia telah dia diasingkan (ia akhirnya bunuh diri). Anak ketiga, Li Xian, akhirnya menduduki takhta … dan diasingkan 54 hari kemudian, karena tampaknya terlalu sulit bagi permaisuri Wu untuk mengontrolnya. Dan akhirnya anak keempat, Li Dan, kemudian menjadi kaisar – meskipun hanya dalam nama karena ia sepenuhnya di setir oleh ibunya.

Penggambaran Wu Zetian dalam sebuah serial televisi
Penggambaran Wu Zetian dalam sebuah serial televisi
Di tahun 690, Wu Zetian yang telah cukup banyak menyingkirkan musuh-musuhnya, hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh seorang wanita dalam sejarah Cina, menggulingkan anak nya sendiri yang menjadi kaisar bonekanya dan menyatakan dirinya sebagai satu-satunya penguasa Tiongkok – Memberikan dirinya sendiri gelar laki-laki, Kaisar Shengshen.

Penyebar Welas Asih yang Kejam

Kaisar Shengshen menyatakan akhir dari dinasti Tang dan kembali ke dinasti Zhou (Wu Zetian percaya dirinya sebagai keturunan dari prajurit Zhou kuno). Dia memerintah China selama 15 tahun ke depan. Ironisnya ia menyebarkan ajaran welas asih Buddha sementara dengan kejam ia menjagal musuh-musuhnya. Pada tahun 695 ia memperpanjang gelar kaisarnya, menambahkan gelar Buddha Kaisar Tiance Jinlun Shengshen – Kaisar Dewa yang Mengatur Semesta. Pada tahun 705, kini berusia 80 tahun, kekuasannya berakhir dengan adanya sebuah kudeta yang sukses. Anak ketiganya sekali lagi menjadi kaisar, mengakhiri dinasti Zhou setelah hanya satu penguasa dan memulihkan dinasti Tang. Dia meninggal sembilan bulan kemudian. Sebelum meninggal dia sempat meminta pada anak ketiganya (kaisar) untuk dimakamkan disamping makam Tang Kao Sung sebagai permaisurinya. Sehingga sampai saat ini, meskipun Wu Zetian pernah memerintah tiongkok sebagai kaisar selama 15 tahun, makam suaminya dan dia masih dianggap sebagai makam salah satu kaisar dan permaisurinya.

Musoleum Qianling
Musoleum Qianling
Dibangun selama 23 tahun sejak tahun 684, Musoleum Qianling dari Dinasti Tang (618-907) dikenal sebagai satu-satunya komplek pemakaman (multi burial) kerajaan dalam sejarah Cina. Menurut tradisi Tiongkok kuno, kaisar dan ratu biasanya memiliki makamnya di tempat yang terpisah (independent). Namun, Kaisar Tang Kao Tsung (628-683) dan ratunya Wu Zetian (624-705) – dimakamkan di tempat yang sama.

Wu Zetian banyak dijelek-jelekkan oleh para sarjana Tiongkok selama berabad-abad setelah pemerintahan nya. Cerita kebrutalan dan “perilakunya yang tidak bermoral” bahkan mungkin sejarah palsu, banyak ditulis oleh pembencinya selama berabad-abad setelah kematiannya. Banyak sejarawan berpendapat bahwa tindakannya sebagai penguasa, menonjol hanya karena dia adalah seorang wanita, dan sebenarnya tidak jauh berbeda dari dari tindakan kaisar laki-laki di masa-masa itu. [Kaisar Tang yang paling dipuja, Tang Tai Tsung (Li Shi Min), menjadi kaisar setelah membunuh dua orang kakaknya yang lebih berhak mewarisi tahta]

Ringkasnya, seorang mantan selir dapat memerintah China selama hampir 45 tahun, 15 tahun diantaranya sebagai kaisar. Sampai saat ini, tidak ada lagi wanita yang pernah memerintah Tiongkok.

Sekilas Mengenai Dinasti Tang

Dinasti Tang tidak hanya kekaisaran terbesar yang pernah memerintah Cina, tetapi juga adalah salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah. Selama pemerintahan dinasti ini banyak wilayah ditaklukkan dengan kekuatan militernya, dan membantu menyebarkan pengaruh budaya china sebagai dasar budaya Asia Timur. Chang’an dengan populasi 1-2 juta orang, saat itu adalah kota terpadat di dunia. Sebuah kota yang tidak akan terlihat lagi sampai dunia modern. Chang’an adalah seperti Paris, Los Angeles, dan London hari ini yang penuh dengan mode, perdagangan, pendidikan, budaya, seni, dan hiburan. Guangzhou selama dinasti Tang mirip dengan New York zaman modern dengan pelabuhan besar dan orang-orang asingnya.

Dizaman dinasti Tang ini tiongkok ikut berpartisipasi dalam permainan olahraga internasional seperti Polo. Cuju menjadi olahraga profesional di dinasti Tang. Dan dengan penemuan-penemuan dan inovasi ilmiah dari dinasti Tang, itu benar-benar membuat tiongkok berada pada masa puncak kejayaannya. Namun, hal yang paling luarbiasa dari dinasti ini adalah pemikiran mereka yang terbuka. Dinasti Tang memiliki pandangan egaliter. Orang-orang asing atau orang-orang yang mereka kuasai diperlakukan sama dengan orang-orang Han dan bahkan berpelukan. Yang merupakan alasan utama mengapa budaya kosmopolitanisme begitu berpengaruh dan agama-agama(selain Buddhisme dan Taoisme) seperti Kristen, Islam, Yahudi, Zoroastrianisme, Paganisme, Hindu berkembang karena kebebasan beragama di dalam dinasti Tang. Perempuan juga ditetapkan pada pijakan yang sama dengan laki-laki tidak seperti dinasti tiongkok lainnya. Ditambah budak hanya terdiri kurang dari 1% dari populasi, dan bahkan budak memiliki hak. Memperlakukan budak sewenang-wenang itu melawan hukum, dan bahkan budak bisa memiliki properti. Ini adalah masa kekaisaran tiongkok yang paling indah yang pernah ada. Sayang, para sarjana Barat yang datang ratusan tahun setelah dinasti Tang seakan-akan mengabaikannya dan menganggap Dinasti Qin (dengan rajanya Qin Shih Huang) lah yang paling hebat, karena dianggap menyatukan tiongkok. Oleh karena itulah orang barat sampai saat ini menyebut tiongkok dengan nama China, turunan dari kata Qin. Mengenai China vs. Tiongkok dapat dibaca disini

Istana Daming

Salah satu prestasi arsitektur terbesar selama Dinasti Tang adalah Istana Daming, Istana termegah yang pernah dibangun di masa tiongkok kuno. Awalnya dibangun atas perintah kaisar Tang Tai Tsung di tahun 634, yang berencana mendirikan istana tempat peristirahatan ayahnya yang telah tua. Namun karena ayahnya keburu meninggal, proyek tersebut dihentikan. Baru pada tahun 662, proyek tersebut dilaksanakan kembali ata permintaan Wu Zetian dan seluruh proyek selesai dalam satu tahun, benar-benar menakjubkan. Istana ini adalah sekitar 4 kali lebih besar dari Istana Lama yang digunakan sebagai tempat tinggal kerajaan dari abad ke 14 hingga awal abad ke-20 yang sekarang di Beijing. Sayangnya ketika dinasti ini berakhir, istana besar ini dibakar dalam pemberontakan petani. Istana ini dirancang oleh Yan Li-ben, pelukis besar di abad ke-7. Sekarang di Xi’an – ibukota Dinasti Tang, kita hanya bisa melihat reruntuhannya, namun masih bisa membuat takjub dengan kemegahan yang tersisa.

Dan dibawah ini adalah sebuah film dokumenter tentang Istana Daming (Daming Palace) dan sejarah dinasti Tang. Anda bisa melihat kebesaran dan kemegahan istana ini dalam film doumenter ini.


Legenda Li Ching Yuen, Pria Berusia 256 Tahun

Pada Mei 1933, majalah The New York Times dan Time memberitakan kematian seorang kakek tua yang berasal dari China bernama Li Ching Yuen. Yang menjadi perdebatan adalah umurnya. Li Ching Yuen mengaku bahwa dia lahir pada tahun 1736. Dengan demikian berarti dia berusia 197 tahun pada hari kematiannya.

Seperti dikutip dari apakabardunia.com, beberapa ilmuwan China yang penasaran mulai bekerja untuk menyelidiki kebenarannya. Profesor Wu Chung Chien dari universitas Minkuo menemukan data yang membuktikan bahwa usia Li bukanlah 197 seperti yang dikatakan oleh li sendiri


Wu Chung Chien menemukan sebuah catatan dari kerajaan Cina yang memberikan ucapan selamat kepada Li Ching Yun atas ulang tahunnya yang ke-150 tahun pada tahun 1827. Apabila pada tahun 1827 ia berulang tahun ke-150, maka itu berarti catatan kerajaan menunjukkan bahwa Li lahir pada tahun 1677 dan saat meninggal di tahun 1933, ia berumur 256 tahun.

Ia telah hidup melewati sembilan kaisar pada dinasti Qing selama 256 tahun. Ia menjadi manusia terlama hidup yang pernah dicatat sepanjang sejarah modern. Walau kebenarannya masih jadi tanda tanya besar dan diragukan oleh banyak peneliti – terutama oleh kritisi dunia barat.

Kita tidak tahu pasti kebenaran dari riwayat hidupnya yang bercampur dengan legenda, rumor dan dongeng tersebut. Satu-satunya fakta ialah bahwa ia seseorang yang nyata dan hidup sehat sampai usia yang sangat tua, jauh lebih tua daripada orang-orang lainnya.

Riwayat Master Li

Li Ching Yuen (Li Ching Yun) lahir di Chi Jian Hsien, pegunungan propinsi Szechuan, China. Sejak usianya 10 tahun, ia sudah berkelana ke Kansu, Shansi, Tibet, Annam, Siam, dan Manchuria untuk mengumpulkan tanaman obat.

Ia menghabiskan tujuh puluh tahun pertamanya mengelilingi China untuk mengumpulkan dan menjual obat-obatan herbal. Dalam perjalanannya, ia juga menguasai ilmu beladiri, chi kung, dan ahli tanaman herbal, termasuk ginseng, Asiatic pennywort, dan wolfberry China. Selama hidupnya, Li dikenal sebagai seorang herbalis dan ahli kungfu.

Ketika berumur tujuh puluh satu tahun, Li pindah ke Kai Hsien, bekerja sebagai ahli strategi militer dan guru seni beladiri untuk Angkatan Darat China selama 170 tahun. Pada tahun 1927, Jenderal Yang Sen mengundang Li untuk tinggal bersamanya sehingga ia bisa mempelajari rahasia Li yang dapat menghambat penuaan usianya.

Setahun kemudian, Li kembali ke rumahnya untuk tinggal bersama isterinya yang ke-24. Beberapa sumber mengatakan bahwa Li telah menguburkan 23 Istri dan pada saat meninggalnya ia hidup bersama istri ke 24. Dari ke-24 istrinya, Li memiliki anak cucu hingga 11 generasi dan berjumlah sekitar 200 orang. Walapun usianya sudah 200 tahun lebih, namun dalam pandangan orang-orang ia kelihatan seperti seseorang yang berusia 60-an.

Menjelang kematiannya di tahun 1933, Li berkata kepada seorang sahabat,”Aku telah menyelesaikan semua hal yang harus diselesaikan di dunia ini, sekarang aku akan pulang.” Dan tepat, Li Ching Yun meninggal tidak lama setelah itu pada tanggal 06 Mei 1933.

Sunday, December 4, 2016

Ahmad Dhani Dkk Di Tahan Polisi dan Terancam Pasal Makar Dengan Hukuman Penjara Seumur Hidup

Mabes Polri menangkap 10 orang termasuk Rachmawati Soekarnoputri dan Ahmad Dhani. Polisi menerapkan pasal tentang makar atau upaya menjatuhkan pemerintahan yang sah.

"Di antaranya dikenakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP, juncto Pasal 87 KUHP," kata Karopenmas Mabes Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

"Untuk Pasal 107 ancaman pidana seumur hidup," sambung Rikwanto.


Kesepuluh orang yang ditangkap yaitu AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK. Namun hanya 8 orang di antaranya yang dikenakan pasal tersebut. Sedangkan untuk 2 orang lainnya yaitu JA dan RK dikenakan Pasal 28 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pasal 107 KUHP berbunyi:

(1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

(2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Kemudian Pasal 110 KUHP berbunyi:

(1) Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut.

(2) Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan:

1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan;

2. berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atua orang lain;

3. memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan;

4. mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain;

5. berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan.

(3) Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dapat dirampas.

(4) Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum.

(5) Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali.

Sedangkan, Pasal 87 KUHP berbunyi:

Dikatakan ada makar untuk melakukan suatu perbuatan, apabila niat untuk itu telah ternyata dari adanya permulaan pelaksanaan, seperti dimaksud dalam pasal 53.

Sumber: http://www.nkrinews.net/2016/12/ahmad-dhani-dkk-di-tahan-polisi-dan.html?m=1

Ini Reaksi Megawati Ditanya soal Penangkapan Adiknya

Megawati Soekarnoputri tidak berkomentar ketika ditanyakan mengenai penjemputan paksa Rachmawati Soekarnoputri oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan pada Jumat (2/12/2016) pagi.

Ceritanya, Presiden kelima Republik Indonesia menghadiri acara Mitra Sarana Perjuangan (MSP) Expo di Gedung Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan. Megawati menjadi tamu undangan pada acara itu.

Megawati hadir sekitar pukul 11.15, setelah acara pembukaan selesai dan tamu undangan lainnya pulang. Namun, selama 30 menit, Mega berkeliling melihat produk UMKM yang kebanyakan adalah kerajinan batik.


"Bu, tadi beli batik apa?" sapa Kompas.com kepada Megawati.

Mega yang terlihat cerah dengan batik berwarna ungu hanya tersenyum. Tak ada sepatah kata pun keluar dari bibirnya. Dia berjalan menuju mobilnya, Alphard hitam dengan nomor polisi B 42 yang telah menunggunya.

"Bu minta tanggapannya soal aksi 2 Desember sama penangkapan Ibu Rachmawati?"

Megawati tidak mempedulikan pertanyaan tersebut. Dia terus masuk ke dalam mobilnya, didampingi perancang busana Samuel Wattimena.

Sebelumnya, kuasa hukum Rachmawati Soekarnoputri, Aldwin Rahardian, membenarkan kliennya ditangkap oleh polisi. Kliennya ditangkap polisi karena dituduh ingin berbuat makar.

"Iya betul ditangkap. Tadi didatangi (polisi) pukul 05.00 WIB di rumahnya dan baru dibawa pukul 06.00 WIB," ujar Aldwin saat dikonfirmasi, Jumat.

Aldwin menjelaskan, Rachmawati dibawa polisi dari rumahnya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Menurut Aldwin, Rachmawati dibawa oleh aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya. Aldwin mengaku sedang menemani Rachmawati di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan terhadap 10 orang tokoh yaitu Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.

Mereka tengah diperiksa secara intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

"Polri punya waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan. Ada beberapa perbuatan melanggar KUHP. Ini bagian upaya kita mencegah, menindaklanjuti laporan yang masuk," ucap dia.

Martinus menjelaskan, beberapa orang tersebut pernah diberi surat panggilan pemeriksaan. Namun, mereka tak mengindahkan panggilan tersebut.

Sumber: http://www.terberita.com/2016/12/ini-reaksi-megawati-ditanya-soal.html

Ahmad Dhani Cs Terancam Penjara Seumur Hidup, Netizen Gembira dan Ucapkan Selamat!

Musisi Ahmad Dhani dan tujuh orang lainnya terancam hukuman penjara seumur hidup apabila terbukti melanggar pasal tentang makar.

Menurut Karopenmas Mabes Polri, Kombes Rikwanto, di Jakarta, hari ini, mereka diancam dengan Pasal 107 juncto Pasal 110 juncto Pasal 87 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. "Berkaitan masalah makar," kata Rikwanto


Polisi menangkap 10 orang hari ini, tapi hanya delapan orang yang dijerat dengan pasal tuduhan makar, sedangkan dua orang lainnya dijerat dengan UU ITE. Selain Ahmad Dhani, tujuh orang lain yang dijerat pasal makar adalah Eko, Adityawarman, Kivlan Zein, Firza Husein, Rachmawati, Ratna Sarumpaet, dan Sri Bintang Pamungkas. Dua lainnya, yang dijerat UU ITE adalah Jamran dan Rizal Kobar.

Pasal 107 KUHP terdiri atas dua ayat. Ayat satu berbunyi, Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Dan, ayat dua berbunyi, para pemimpin dan pengatur makar tersebbut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

Netizen Girang

Dalam kolom komentar di akun gosip lambe_turah, banyak netizen mengutarakan perasaan mereka mengetahui suami Mulan Jameela itu ditangkap. Ada yang mendoakan Dhani agar tegar, namun banyak pula yang merasa senang ayah lima anak itu ditangkap.

"Semangat Adp, yg seharusnya di tahan bkn kamu," ungkap pemilik akun rininuriawati.

"Se se cawabup ko digondol polisi ki pie?, memang cocoknya d tangkap polisi orang botak ini, dripada jadi wabup," ujar yang lain, rds.88.

"Eh pada bahagia ya klo adp sengsara?#saiajuga :-p," kata yudhiaridenada.

"Yang abadi ya di dalem sana, adem Indonesia tanpamu.." imbuh diandradrei.

Sumber: http://www.terberita.com/2016/12/ahmad-dhani-cs-terancam-penjara-seumur.html